Workshop Pusat Informasi Konseling Remaja 2026: Dari Ide Menjadi Aksi Nyata
- Sabtu, 06 Juni 2026
- Berita Sekolah Liputan Siswa Gather SKADA
- adminweb
- 0 komentar
Foto bersama seluruh peserta PIK-R (doc: PIK-R Gather Skada)
SKADA Liputan Sekolah — Halo Sobat Prestasi! Pernah gak sih kalian ngerasa kalau dunia remaja itu penuh sama lika-liku yang bikin pusing, mulai dari pencarian jati diri sampai urusan percintaan yang ribet?
Nah, buat menjawab semua kegalauan itu, baru aja diadakan sebuah acara seru yang super edukatif buat kita semua!
SMKN 2 Balikpapan sukses menggelar acara keren bertajuk Workshop Pusat Informasi Konseling Remaja dengan Tema "Dari Ide Menjadi Aksi".
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 9 PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja) yang ada di Kota Balikpapan, yaitu:
- PIK REMAJA GATHER SKADA
- PIK REMAJA LUMINA
- PIK REMAJA SAMA GENRE
- PIK REMAJA SKY SKARLA
- PIK REMAJA BAMBOO SMAGA
- PIK REMAJA AKTIF SKAGA
- PIK REMAJA PANDAN SMANSA
- PIK REMAJA MIRAI
- PIK REMAJA PETRA HEXA
Pembukaan Penuh Semangat dan Sambutan Positif
Sejak pukul 08.00, suasana tempat acara sudah mulai ramai dengan registrasi peserta.

Registrasi peserta (doc: Jurnalistik Skada)
Sembari menunggu acara dimulai, MC langsung mengambil alih panggung untuk melakukan tes semangat biar para peserta gak loyo.
Tepat pukul 08.45, acara resmi dibuka dengan gaungan slogan GenRe yang membakar semangat, dilanjutkan denga pembacaan doa serta pembacaan rangkaian acara oleh MC.
Seluruh peserta yang hadir kemudian berdiri bersama untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Balikpapan, dan Mars KB.

Pembukaan oleh MC (doc: Jurnalistik Skada)

Berdiri menyanyikan lagu dipimpin oleh dirigen (doc: PIK-R Gather Skada)
Apresiasi dari Pihak Sekolah dan Panitia
Acara dilanjutkan dengan sesi sambutan pada pukul 08.55. Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Mujadi S.Pd, M.Pd, selaku Kepala Sekolah SMKN 2 Balikpapan.
Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia yang sudah merencanakan kegiatan positif ini.
Beliau berharap para peserta PIK-R dapat menyampaikan hal-hal positif dari workshop ini ketika kembali ke sekolah masing-masing.

Sambutan dari Bapak Mujadi S.Pd, M.Pd (doc: Jurnalistik Skada)
Selanjutnya, ada sambutan dari pihak Kepala DP3AKB yang berharap agar materi yang didapat bisa berdampak bagi diri sendiri dan lingkungan, serta berharap agar peserta bisa enjoy sekaligus memberikan dampak nyata bagi remaja-remaja di Balikpapan.

Sambutan dari Kepala DP3AKB (doc: PIK-R Gather Skada)
Tak ketinggalan, Wakil Ketua PIK-R Gather SKADA, Novita Tombe, juga memberikan sambutannya.
Ia berharap workshop ini tidak hanya menjadi ruang untuk menambah pengetahuan, tetapi juga bisa menjadi wadah bertukar ide, pengalaman, serta mempererat kolaborasi antar-PIK-R di Kota Balikpapan.
Tak lupa, sebelum memasuki materi, seluruh peserta, panitia, dan kepala sekolah berfoto bersama.

Sambutan dari Wakil Ketua PIK Gather SKADA (doc: Jurnalistik Skada)

Foto bersama seluruh peserta PIK-R dengan Bapak Mujadi (doc: PIK-R Gather Skada)
Kupas Tuntas Modul "Tentang Kita" Bareng Narasumber
Memasuki pukul 09.10, sesi materi yang dinantikan pun dimulai bersama narasumber Arvindra Firdaus, yang merupakan DPO Forum GenRe Kota Balikpapan.
Sebelum masuk ke materi inti, Kak Arvin meminta para peserta PIK-R untuk mengacak tempat duduk mereka.
Peserta dilarang duduk bareng teman satu sekolahnya dan wajib pindah tempat duduk dengan orang baru yang belum dikenal. Fix, ini bikin suasana makin akrab dan melatih relasi baru!
Materi pertama yang dibahas adalah tentang MYP (Meaningful Youth Participation).
Kak Arvin menjelaskan bahwa MYP adalah sebuah proses di mana seorang pemangku kepentingan memiliki peranan dan kontrol dalam inisiatif pembangunan, keputusan-keputusan penting, serta sumber daya yang mempengaruhi mereka.
Setelah penjelasan MYP, peserta diminta mengikuti pre-test sebelum akhirnya masuk ke pembahasan Modul Tentang Kita.
Memahami Gender vs Jenis Kelamin lewat Roleplay
Materi awal berfokus pada perbedaan antara gender dan jenis kelamin
Untuk mempelajari perbedaan ini, peserta diajak bermain peran (roleplay) yang melibatkan berbagai profesi, kegiatan/peristiwa tertentu, dan anggota tubuh.
Instruksinya, peserta harus mengingat peran yang disebutkan Kak Arvin sesuai nomor, lalu berpindah tempat sesuai peranan tersebut:
- Pindah ke Tengah: Jika peran/kondisi itu bisa dilakukan atau dimiliki oleh perempuan maupun laki-laki (contoh: chef, menyapu, mencari nafkah).
- Pindah ke Kiri: Jika peran/kondisi itu HANYA bisa dilakukan atau dimiliki oleh perempuan (contoh: menstruasi dan menyusui).
- Pindah ke Kanan: Jika peran/kondisi itu HANYA bisa dilakukan atau dimiliki oleh laki-laki (contoh: mimpi basah).
Hasil akhir dari permainan ini ternyata didominasi di posisi tengah.
Kesimpulannya, gender adalah peran sosial tentang apa yang bisa dilakukan oleh laki-laki atau perempuan, sedangkan hal yang hanya bisa dilakukan oleh masing-masing jenis kelamin secara biologis adalah kodrat.

Materi oleh Arvindra Firdaus selaku narasumber (doc: Jurnalistik Skada)
Simulasi Kehidupan: Dari Power Walk hingga Isu Percintaan
Setelah bermain peran tentang gender, peserta dibagi lagi ke dalam kelompok-kelompok baru untuk permainan selanjutnya, di mana masing-masing kelompok diwajibkan menunjuk seorang ketua.
Materi kemudian bergeser ke topik yang dekat banget sama remaja, yaitu tentang percintaan.
Setiap ketua kelompok diminta menyampaikan soal yang sudah ditentukan kepada anggotanya, lalu mereka diberikan waktu selama 30 menit untuk berdiskusi guna menampilkan drama peran.
Sebelum penampilan kelompok dimulai, materi dijeda sebentar untuk memanggil 10 orang perwakilan guna bermain peran dalam permainan "Power Walk".
Mereka dibagi ke dalam berbagai peran dengan macam-macam kondisi permasalahan remaja, seperti remaja jalanan, korban pernikahan dini, anak orang kaya, remaja yang terkena HIV, remaja broken home, dan sebagainya.
10 orang tersebut diminta maju ke depan satu langkah sesuai dengan situasi yang ditunjukkan oleh Kak Arvin.
Contohnya pada situasi "Saya bisa keluar rumah dengan percaya diri untuk bergaul dengan teman-teman", maka peran yang maju adalah anak orang kaya, pemenang olimpiade, dan anak pejabat.
Sementara peran seperti remaja jalanan dan korban pernikahan dini tetap di tempat karena tidak bisa percaya diri dalam situasi tersebut.
Kesimpulan dari permainan power walk ini adalah mengajarkan kita untuk melihat sisi kehidupan bukan hanya dari sudut pandang kita sendiri, tapi juga dari sisi orang lain.
Penampilan Drama Peran Kelompok
Setelah permainan 10 orang selesai, giliran kelompok yang sudah berdiskusi tadi untuk menampilkan hasil kerja keras mereka:
Kelompok ke-1 (Hubungan Tidak Sehat):
Menampilkan kisah Nia dan Tio. Cerita tersebut mengisahkan Tio yang bersikap posesif dengan memaksa meminta akses media sosial dan melacak lokasi karena cemburu pada sahabat Nia.
Pesan dari kisah ini adalah kita harus berani menyikapi hal yang menurut kita tidak baik, tidak benar, serta mengganggu privasi, karena keputusan tegas saat ini sangat penting untuk melindungi kesehatan mental dan ruang pribadi kita.
Kelompok-2 (Keberanian Mengambil Keputusan):
Mengisahkan Nazar yang mengajak Alika ke hotel berdua untuk melakukan hal-hal yang lebih "jauh".
Pesan dari penampilan ini adalah kita harus berani menyikapi hal yang menurut kita tidak baik, tidak benar, serta membahayakan kesehatan mental, karena pilihan kecil saat ini dapat menentukan masa depan kita.
Kelompok ke-3 (Pengaruh Circle):
Menampilkan kisah toxic relationship antara Dewi yang ambisius dengan Reza yang pemalas.
Di sini diperlihatkan betapa pentingnya peran sebuah circle (lingkungan pertemanan) yang positif untuk mempengaruhi kita, di mana fungsi dari teman-teman adalah untuk menyadarkan kita ketika salah melangkah.
Kelompok ke-4 (Upaya Mengontrol Pasangan):
Mengangkat cerita tentang Abdul dan Maria. Abdul adalah tipe pacar yang suka memberikan hadiah kepada Maria walaupun tidak dalam rangka momen apa pun.
Ternyata Abdul punya niat terselubung, Abdul memberi barang adalah agar Maria selalu menuruti kemauannya, padahal Maria merasa tidak nyaman.
Pesannya adalah banyak orang merasa memberi barang adalah wujud effort dan cinta, padahal tidak selalu begitu dan justru berakhir memaksa. Harusnya hubungan itu membawa rasa nyaman dan tidak membuat tertekan.
Kelompok ke-5 (Hubungan Sehat vs Hasutan Teman):
Menceritakan sepasang kekasih, Aurora dan Angkasa, yang menjalani hubungan sehat. Namun, teman-teman Aurora malah menghasutnya untuk melakukan hal yang lebih "jauh" dengan Angkasa dengan merencanakan menginap di sebuah villa.
Pesan pentingnya adalah jangan sampai kita memilih pergaulan yang kurang sehat karena akan mempengaruhi masa depan kita.
Selain itu, ketika seseorang menyayangi pasangannya, maka ia akan menjaga, bukan merusak, karena cinta itu tidak memaksakan dan tidak menyakiti.





Keseruan bermain drama (doc: PIK-R Gather Skada)
Keseruan Game Ranking 1 dan Penutup
Pukul 12.00, seluruh rangkaian materi dijeda sejenak untuk sesi ISHOMA.
Tepat pukul 12.55, keseruan kembali berlanjut dengan diadakannya Game Ranking 1.
Pada sesi ini, MC membacakan berbagai pernyataan, dan para peserta harus menjawab apakah pernyataan tersebut benar atau salah dengan cara mengangkat tangan.
Materi pertanyaan yang diajukan adalah seputar GenRe (Generasi Berencana).
Game berlangsung kompetitif hingga akhirnya didapatkan pemenang utama yang berhasil bertahan sampai akhir tanpa terdiskualifikasi.
Sebelum memasuki penutup acara, seluruh peserta berfoto bersama.

Keseruan Game Rangking 1 (doc: PIK-R Gather Skada)

Pemenang Game Rangking 1 (doc: Jurnalistik Skada)

Foto bersama seluruh peserta PIK-R (doc: PIK-R Gather Skada)
Rangkaian acara resmi ditutup pada pukul 13.15.
Kesimpulannya, kegiatan ini sukses memberikan pemahaman penting mengenai gender dan kodrat, empati terhadap sesama, serta keberanian mengambil keputusan bijak dalam hubungan dan pergaulan.
Harapannya, materi yang didapat mampu mempererat kolaborasi antar-PIK-R dan membawa dampak positif yang nyata bagi diri sendiri, lingkungan, serta seluruh remaja di Kota Balikpapan. (Nasya)
Artikel Terkait
Langkah Awal Calon Pemimpin Masa Depan: Rangkuman Keseruan MPLS SKADA 2026/2027
Jum'at, 17 Juli 2026
Intip Serunya Pra-MPLS di SKADA: Langkah Awal Calon Siswa Baru Mengenal Lingkungan Sekolah
Jum'at, 10 Juli 2026
SMKN 2 Balikpapan Raih Peringkat Pertama Maxim Order Competition 2026, Dapatkan Hadiah Handphone!
Kamis, 18 Juni 2026
Cerdas Carnival Vol. 3 Hadirkan Tawa dan Kreativitas Siswa SMKN 2 Balikpapan Setelah PSAT
Senin, 15 Juni 2026
Kreativitas Tanpa Batas! Intip Keseruan Pentas Drama Projek Bahasa Indonesia Kelas XI SMKN 2 Balikpapan
Senin, 25 Mei 2026