Akhir Desember 2023, Guru Penggerak Skada Kini Capai Enam Orang
- Kamis, 28 Desember 2023
- adminweb
- 1 komentar
Skada kembali memiliki satu guru penggerak. Tambahan satu guru tersebut hasil dari Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan 8. Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Kalimantan Timur telah mengumumkan hasil pleno mereka secara daring pada Kamis 28 Desember 2023 dan menyatakan seluruh peserta PGP angkatan 8 yang berjumlah 180 orang lulus 100%, termasuk salah satu pesertanya dari guru Skada, Didi Purnomo.
Hingga berita ini dipublikasikan, Skada memiliki total enam Guru Penggerak. Empat berasal dari lulusan angkatan 6, dan masing-masing satu dari angkatan 7 maupun 8. Dengan jumlah itu, Skada tidak boleh berpuas diri karena belum mencapai 10% dari total pendidik yang ada yaitu saat ini berjumlah 76 guru. Masih butuh minimal 2 orang lagi baru target 10% itu tercapai. Oleh karenanya, top manajemen Skada terus memotivasi guru-gurunya untuk proaktif mendaftarkan diri PGP yang diagendakan hingga angkatan 17 oleh Pemerintah.
PGP sarana yang strategis bagi guru untuk mengembangkan diri dan mengambil peran sebagai pemimpin pembelajaran. Maksudnya sebagai insan yang menolak untuk berhenti belajar dan menikmati sendiri capain positif dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Berada di PGP seorang guru mendapatkan tempaan mental, pikiran, pengetahuan dan daya juang agar proaktif menciptakan perbaikan layanan pendidikan secara kolaboratif agar peserta didik tumbuh kembang sesuai kodrat alam dan zamannya.

Termuat dalam sertifikat kelulusan PGP angkatan 8 milik Didi Purnomo bahwa kegiatan berlangsung dari 10 Mei s.d 21 Desember 2023. Tercantum pula didalamnya kode pengesahan elektronik yang merujuk pada pengakuan Dirjen GTK Kemendikbud ristek. Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. tertanggal 21 Desember 2023. Dari lembar sertifikat itu pula didapat informasi bahwa PGP angkatan 8 berlangsung secara daring dan luring dengan total 310 Jam Pelajaran orang dewasa.
Ketika diminta komentarnya tentang capaian yang sudah diraih, Didi Purnomo yang sehari-hari bertugas sebagai guru mapel. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti serta tugas tambahan sebagai waka kurikulum di Skada, ia mengungkapkan rasa bahagia dan bangga bisa lulus dalam PGP 8.
“Bersyukur rasanya bisa selesai PGP 8 disaat yang sama selama enam bulan itu tetap juga mengajar dan mengelola jadwal KBM di Skada. Tantangan menyelesaikan PGP 8 juga semakin menarik karena beriringan dengan tugas sebagai ketua tim transformasi SMK di Skada yang dipercaya Dirjen Vokasi melaksanakan program pusat keunggulan.”
“Karena disekitar saya ada rekan kerja yang hebat dan juga mentor di PGP yang paham dengan seluk beluk tugas di sekolah ditambah fokus yang bisa dikendalikan akhirnya bahagia bisa melihat sertifikat kelulusan PGP 8 dengan predikat amat baik.” Tambah Didi Purnomo menyampaikan rasa syukurnya.


Saat ditanya terkait rencana tindak lanjut pasca menyandang predikat sebagai guru penggerak, Didi Purnomo menyatakan akan berkolaborasi dengan rekan guru di Skada untuk menciptakan iklim pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik.
“Alhamdulillah, akhir 2023 ada 6 pendidik Skada yang menyandang predikat sebagai guru penggerak. Ini capaian yang hebat dan tentu saya akan kolaborasi menciptakan lingkungan belajar di Skada yang memperhatikan kebutuhan belajar peserta didik menjadi bisa lebih progresif. Bukan lagi iklim belajar kejar target kurikulum. Bersama tim manajemen dan juga seluruh guru saya merencanakan itu dan pasti bisa, Skada bertahan dengan motto “Tiada Hari Tanpa Prestasi.” Ungkap Didi dengan aura semangatnya.
Kontributor berita: Frida Mecca (X BR2)